Tiga Kondisi Mata Terkait Usia Umum

Proses alami penuaan mempengaruhi seluruh tubuh manusia, termasuk mata. Bukan suatu kebetulan bahwa kebanyakan orang yang berusia di atas 40 tahun memakai kacamata atau lensa kontak. Untungnya, kemajuan saat ini di bidang oftalmologi telah membuat kacamata dan lensa kontak menjadi sangat fungsional. Selain itu, berbagai prosedur operasi telah dikembangkan untuk mengurangi ketergantungan pasien pada kacamata korektif dan meningkatkan ketajaman visual mereka. Baca terus untuk mengetahui tentang tiga kondisi mata terkait usia yang umum dan perawatannya masing-masing.

katarak

Katarak adalah bagian tak terelakkan dari proses penuaan. Hampir setiap pria dan wanita di atas usia 60 menderita beberapa derajat katarak. Katarak terbentuk ketika lensa alami mata menjadi keruh seiring waktu. Tidak ada obat fakta operasi mata untuk katarak, dan proses kekeruhan tidak dapat dihentikan atau dibalik. Sebaliknya, katarak diobati dengan melepas lensa alami yang keruh dan menggantinya dengan lensa buatan yang dikenal sebagai implan lensa intraokular (IOL).

IOL paling canggih, yang dikenal sebagai IOL premium, tidak hanya mampu memulihkan penglihatan yang tidak terhalang tetapi juga memperbaiki kesalahan penglihatan. IOL dapat membantu pasien beralih dengan mudah antara objek dekat dan jauh (ReSTOR IOLs) atau mengubah fokus pada berbagai jarak (Crystalens IOLs). Beberapa IOL juga membantu mengoreksi astigmatisme (Toric IOLs). Setelah menjalani operasi katarak refraktif dengan IOL premium ini, sebagian besar pasien mengalami peningkatan dramatis dalam penglihatan mereka, dan banyak yang tidak memerlukan kacamata untuk sebagian besar tugas sehari-hari.

Presbiopia

Presbiopia adalah suatu kondisi mata dimana lensa alami mata menjadi keras dan tidak fleksibel. Akibatnya, pasien sulit untuk fokus pada objek dekat, seperti koran, buku, atau layar komputer. Seperti katarak, presbiopia adalah kesehatan retina mata bagian dari proses penuaan alami, dan tidak dapat dihentikan atau dibalik.

Perawatan utama presbiopia adalah kacamata presbiopia khusus dan lensa kontak multifokal. Pasien dengan presbiopia yang lebih parah terkadang memilih perawatan bedah, seperti LASIK monovision, PresbyLASIK atau keratoplasti konduktif (CK). Tujuan dari prosedur bedah ini adalah untuk menyesuaikan bentuk kornea untuk membantu mata melihat gambar dekat dengan kejelasan dan presisi yang lebih baik.

Glaukoma

Setiap orang yang berusia di atas 60 tahun berisiko terkena glaukoma, suatu kondisi di mana tekanan di dalam mata menjadi meningkat. Jika tekanan tinggi tetap tidak diobati untuk waktu yang lama, dapat menyebabkan kerusakan permanen pada saraf optik, menyebabkan kebutaan. Karena glaukoma tidak menimbulkan gejala, perubahan penglihatan atau rasa sakit hingga mencapai stadium lanjut, setiap orang yang berusia di atas 60 tahun harus menjalani tes glaukoma setidaknya setahun sekali. Tes ini membutuhkan waktu kurang dari satu menit untuk dilakukan, sama sekali tidak menimbulkan rasa sakit, dan dapat menyelamatkan Anda dari kebutaan total.

Perawatan untuk glaukoma termasuk obat tetes mata yang menurunkan tekanan intraokular (TIO) mata serta operasi untuk mengurangi jumlah cairan intraokular di mata. Operasi glaukoma dapat dilakukan dengan atau tanpa menggunakan laser.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *